Sabtu, 27 Februari 2016

Indonesia Belum Merdeka



Secara konstitusi, Indonesia dinyatakan merdeka sejak tanggal 17 Agustus 1945, yang dideklarasikan oleh Soekarno-Hatta. Hal inilah yang diyakini oleh mayoritas manusia, baik dalam maupun luar negeri tentang hari kemerdekaan Indonesia.

Lumpuhnya Lembaga Pendidikan dalam Pembentukan Karakter



Lembaga pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan karakter seorang anak di samping keluarga. Ia menduduki tingkatan yang tinggi di bawah keluarga. Karena di sanalah seorang anak menghabiskan separuh waktunya bersama guru dan teman- temannya. Sehingga lingkungan yang biasa ia tempati itulah yang akan membentuk karakternya.

Pentingnya Tarbiyah Untuk Anak




Tarbiyah adalah suatu proses internalisasi budaya kepada seseorang atau kelompok masyarakat untuk menjadikan orang atau kelompok tersebut menjadi lebih beradab. Termasuk juga solusi yang bisa menyelesaikan problematika ummat cukup kompleks seperti kebodohan, perpecahan, ghazwul fikri, kehinaan, ketiadaan izzah sebagai umat islam.

Multiple Intelligences


Zaman kian berubah. Namun, metodologi pendidikan yang dipakai oleh para pendidik tak ubahnya berkembang. Padahal era hari ini adalah era informasi. Orang dengan mudahnya mendapatkannya hanya dengan sekali ‘klik’.
Bangsa yang kuat berasal dari masyarakat yang kuat. Dan keluarga yang kuat berasal dari pendidikan yang benar yang diajarkan kepada generasi penerusnya.

LGBT dalam Perspektif JIL




LGBT, menurut adat masyarakat Indonesia adalah hal tabu untuk dilakukan secara bebas. Artinya disana ada norma-norma tak tertulis yang berlaku dikalangan masyarakat. Jika hal ini dilanggar, minimal orang akan menganggapnya sebagai orang yang tidak beradab. Terlebih lagi jika dikaitkan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam agama Islam. Sebab, syariat Islam itu sesuai dengan fitrah manusia.

Kamis, 25 Februari 2016

Mengapa Memilih Bermadzhab Syafi’i?



Pada hakikatnya kita dianjurkan untuk bermadzhab, mengapa? Sebab denganya dapat  mengurangi dan memperkecil kemungkinan salah dan keliru dalam memahami syariah serta menyimpulan sebuah hukum dari teks-teks syariah. Karena semakin banyak orang yang terlibat di dalamnya, semakin banyak sesuatu yang bisa dikoreksi. Dan itu terus berulang di setiap generasinya.

Mengapa Harus Bermadzhab ?



            Sebelum membahas mengenai sebab kita harus bermadzhab, maka kami akan memaparkan tentang perbedaan pendapat para ulama mengenai boleh dan tidaknya kita bermadzhab dengan madzhab tertentu. Ada ulama yang mewajibkan, membolehkan dan ada pula yang melarang dalam bermadzhab

Hukum dan Keutamaan Fiqh dan Ushul Fiqh



HUKUM FIQIH DAN USHUL FIQIH
            Hukum belajar fiqih ada dua yang pertama fardhu’ain dalam mempelajari fiqih yang berkaitan dengan ibadah harian dan yang kedua adalah fardhu kifayah untuk  mempelajari amalan selainnya.
            Adapun mempelajari ilmu ushul fiqih hukumnya fardhu ‘ain bagi mereka yang memiliki kemampuan untuk mengetahui hukum berdasarkan nadzor (observasi) dan pengambilan dalil (istidlal).

Perkembangan Ilmu Tafsir Pada Masa Tabi’in dan Masa Pembukuan




            Al-Qur’an merupakan landasan utama bagi umat Islam yang ingin selamat dalam perjalanan menuju Rabb-nya. Allah menurunkan Al-Qur’an dengan bahasa yang lugas dan ringkas, agar para hamba-Nya bisa menafakkuri keajaiban-keajaiban yang terkandung di setiap ayatnya. Oleh karenanya, ilmu akan tafsir Al-Qur’an tak akan pernah kering untuk dikaji selama manusia hidup di muka bumi ini.

Rabu, 24 Februari 2016

Kenapa Belajar Fiqh ?




Sebelum kita menuju pembahasan, ada baiknya kita menyimak kisah salah seorang ulama berikut yang di kemudian hari menjadi ulama’ besar. Beliau adalah Imam Abu Hanifah yang pernah mangalami rasa malu karena ketidak tahuannya. Sehingga beliau melakukan kesalahan sampai lima kali dalam salah satu ibadah yang beliau lakukan.

Perkembangan Tafsir pada Masa Rasulullah dan Sahabat


PENDAHULUAN
Allah tidak mengutus seorang rasul pun, melainkan dengan bahasa kaumnya, agar dapat memberi penjelasan kepada mereka. Begitu juga dengan Rasulullah Muhammad SAW. Allah telah mengutus beliau kepada kaumnya  dengan Al-Qur’an yang berbahasa arab. Sehingga kaum arab dapat dengan mudah memahaminya.